Cerita Bercinta Dengan Pacar Di Rumahku

Cerita Bercinta Dengan Pacar, cerita pacaran hot, cerita ngentot dengan pacar, cerita ml sama pacar, cerita seks sama pacar, cerita sex paling hot, cerita 17 tahun, cerita sexs dewasa


Cerita Bercinta Dengan Pacar Di Rumahku

Cerita Bercinta Dengan Pacar | Aku seorang musisi amatir, dan aku tinggal di Yogyakarta. Pacarku, Lena tinggal di Jakarta, dan kami sudah 2 tahun berhubungan antara serius dan tidak. Maksudnya kami serius pacaran, tapi kami udah berkomitmen untuk sementara tidak terlalu terikat, karena kami yakin keterikatan akan menyebabkan kami ngak bisa menikmati hidup muda kami.

Karena tempat tinggal kami berjauhan, jadi hanya sesekali saja aku bertemu muka dengan Lena. Kalau pas liburan, Lena kadang menjengukku ke Yogya, dan sebaliknya. Nah, saat-saat seperti itulah, cerita ini terjadi.

Saat itu aku sedang mengutak-atik not di piano temanku yang ditaruh di studio latihan di rumahku. Tiba-tiba suara piano itu jadi keras sekali, bikin aku kaget setengah mati.

Aku sempat merinding, habis setahuku di rumah ini ngak ada orang. Begitu pelan-pelan kuperiksa, ternyata memang volumenya besar sekali.

Saat itu aku bingung tentang siapa yang membesarkan kalau bukan hantu, tiba-tiba saja ada sesuatu yg melompati punggungku dan langsung aja membekap mulut dan mataku. Refleks aku menyikut penyerang itu, kena perutnya. Hingga dia terjatuh, dan langsung kupiting tangannya sambil aku menyalakan lampu.

Ya ampun...! ternyata Lena yg mengisengi aku. Dia memakai jaket hitam supaya tidak kelihatan, dan mukanya tampak kesakitan. Langsung kubangunkan dia sambil menggotong dia ke ruangan studio yg berkarpet tebal. Kubaringkan di karpet itu sambil mengusap keringatnya yg keluar sambil menahan rasa mualnya kena sikutku tadi.

“Aduh Lena, ngapain sih kamu kagetin aku kayak gitu?” Sambil menahan tangisnya

“Kamu ini bukannya nolongin malah nyalahin aku. Makanya liat-liat dulu, baru gebuk. Untung ngak kena susuku. Kalau kena, pasti deh kamu seneng kalau aku mati, kehabisan napas. Biar kamu bisa cari yg lain kan.” ucapnya nyerocos

Jelas saja dong aku tersenyum.

“Aduuh maafin aku ya sayang. Kamu juga sih, datang ngak ngasih kabar dulu. Kapan sampai di Yogya? Kok bisa masuk ke dalam sayang? Kan pagarnya tadi aku kunci”, kataku

“Aku mau ngasih kejutan sama kamu. Aku sampe di Yogya tadi pagi jam 07.00. Terus naik taksi ke sini. Liat rumah kamu sepi, daripada ngebel malah ngak surprise lagi mendingan aku lompat pagar aja”, katanya.

Dasar Lena ini memang orangnya cuek banget. Kadang-kadang kalau isengnya kumat, galaknya mengalahkan laki-laki. Padahal aslinya feminin banget. Cantik, lincah dan anggun membuat dia bisa tampil cantik dengan gaya dan mode apapun.

“Maafin aku ya sayang. Kejutanmu berhasil sih” kataku sambil mengelus rambutnya, dan dengan lembut aku mencium keningnya.

Setelah itu kami bercerita banyak mengenai kabar masing-masing. Lena baru aja diterima di SMA jakarta, dan dia senang di sana. Aku juga cerita lagu-lagu yg baru aku buat kepadanya. Beberapa lagu lewat, dia manggut-manggut sambil bilang,

“Beb, lagunya bagus-bagus nih. Asyik juga di dengarnya” sambil meneruskan mendengar lagu berikutnya. Aku keluar studio dulu, membuatkan es jeruk untuk kekasihku tercinta biar mualnya agak mendingan.

Waktu aku balik lagi, Lena memandangku sayu sambil bilang,

“Beb puterin lagi lagu yg nomor 3 dong. Lagunya romantis banget deh. Aku jadi terharu dengerinnya”

"Ya udah, aku putarkan lagi ke track 3, lagunya memang lembut banget sih, romantis deh pokoknya." tambahku

Lalu Lena berdiri sambil memegang tanganku,

“Sekalian dance yuk sayang!”, pintanya.

Kupegang tangannya, lalu kami berdansa mengikuti alunan musik yg aku ciptakan. Sambil memeluknya, aku melihat matanya berlinang air mata.

“Kenapa beb?” tanyaku

“Engak kok, Cuma aku merasa bahagia aja sih.” sambil dia berbicara begitu, air matanya tambah deras dan pelukannya semakin erat serta dansanya tambah nyantai.

Aku sangat mencintai Lena. Kalau mungkin, biarlah seluruh hidupku aku jalani bersama dia. Tapi Lena minta lagu tersebut diulang terus-terusan, biar dansa kami tidak putus-putus dan liriknya bisa makin diresapi.

Pelan-pelan sambil terlarut dalam indahnya lagu dan lembutnya dansa kami, Lena mengangkat kepalanya dari dadaku dan mengecup lembut bibirku. Kecupannya terasa lembut sekali. Mungkin kurang menyenangkan bagi yg suka berhubungan seks. Tapi bagi yang saling mencintai, kecupan itu jauh lebih kena dan romantis.

Lampu studio yg cukup redup, di tambah alunan musik merdu yg keluar dari sound system yg keren. Kami saling cipokan dalam waktu yg lama. Sambil tetap berputar-putar mengikuti irama lagu tersebut.

Aku juga berkata "Aku ini sangat mencintaimu sayang"

Dia tersenyum, sambil melanjutkan kecupannya, namun kali ini tangannya mulai meraba-raba punggungku, dan bibirnya bergerak tidak beraturan, melainkan membuka untuk memberi jalan lidahnya menusuk bibirku.

Cerita Bercinta Dengan Pacar
Sponsor : Jika ingin taruhan online seperti permainan Poker | Domino | Capsa | Blackjack | Togel | Casino | Sabung Ayam | Bola.
agen poker online terpercaya di indonesia

Aku pun bereaksi seperti layaknya seorang lelaki yg normal. Aku elus-elus lembut punggungnya, yang mengenai sedikit tali BH nya.

Pelan-pelan juga kubuka ikatan tali BH itu, dan memandang kaos ketatnya yang transparan, menonjolkan keindahan buah dadanya yang montok. Tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, cukuplah untuk segenggaman tanganku memegang tokednya.

Kujelajahi terus sekujur badan bagian atasnya. Kunikmati setiap jengkal dari tubuh indahnya itu. Mulai dari punggungnya, merayap ke pinggangnya, turun lagi perutnya, dan mulutku mengarah ke bagian dada indahnya.

Ternyata puting susunya masih berwarna merah jambu, sebab aku masih bisa menandai bekas-bekas jejak jelajahku beberapa bulan yang lalu di tokednya. Kuputarkan gigitanku di sekitar putingnya yg keras luar biasa, sambil dia berbisik ke telingaku.

"hmmmm... mantap sayang" ucap Lena, cuma itu bunyi yg keluar dari mulutnya, karena terlalu penuh imajinasinya oleh keindahan cinta kami berdua.

Walaupun begitu, dia memang bukan type cewek banyak bicara sedikit bertindak. Buktinya omongannya sedikit, tapi tanpa sadar tangannya meraba-raba penisku dari luar celana.

Dia terus aja mengelus barang kesayangan ku ini sampai keras, seakan-akan dia tahu persis bahwa barang ini akan menikmati tubuhnya.

Sudah puas dengan pemanasan beberapa gaya intim. maka aku ajak dia dengan gaya yang lebih membuat dia super intim.

Aku angkat dia dan ku baringkan tubuhnya di atas kasur. Kusuruh dia membuka sedikit pahanya yang lebar, setelah terbuka aku jilatin sebentar bagian vaginanya supaya vaginanya tidak kaget kalau vaginaku masuk ke dalam.

Setelah beberapa lama membuat pelicin alami, barulah aku bisa memulai memasukkan penisku ke lubang vaginanya yang sempit itu.

Mulai dari mengarahkan kepala penisku lalu menusuknya dengan perlahan-lahan" Ahhh... Hmmm..." desahan suaranya ketika penisku masuk

Setelah itu, aku tidak terburu-buru supaya dia penasaran, aku genjot dia secara perlahan-lahan memakai irama yang santai, percayalah para pembaca ! ada sensasi tersendiri bagi wanita saat kita memainkan vaginanya dengan lembut.

Dari situ aku terus berfokus di bagian vaginanya, Tusukkan lurusku ku hentakkan sesekali" Bleess... Bleess..." dan dia menjadi terjerit-jerit menerima tusukanku itu.

Tampak tubuhnya bergerak-gerak dan kepalanya kekanan dan kekiri.

Sama seperti waktu dulu pertama kali aku memerawani vaginanya, dia sampai menangis karena udah ngak dapat menahan hawa nafsunya yg membawa, sehingga dia nekad menggoyangkan sendiri untuk mempercepat tekanan ke vaginannya.

Saking semangatnya, kakinya di gunakan untuk menjepit pantatku dan mendorong-dorongnya ke arah vaginannya. yang kebetulan posisi kami bermain sex aku berada di atas dan dia di bawah.

Sebelum akhirnya kupuaskan dahaga hawa nafsuku, aku berkata padanya.

Beb... ini aku udah mau sampai, buang kemana ya...? tanyaku

Buang ke luar aja Beb, jangan ke dalam ntar aku takut hamil" balasnya

Maka aku cabut penis itu, dan mengarahkan ke bagian perut dan tokednya untuk aku semprot sperma

Croot... Crooot... !!! sperma itu muncrat sepenuhnya, tapi sisanya aku suruh dia untuk ngemut supaya dia tidak merasa penasaran bagaimana rasanya air mani itu.

Dia memang ngak pernah berkata terus terang kalau sudah orgasme. Dia lebih suka mengekspresikannya lewat sikap dan keributan seperti tadi itu yg terdengar dari desahan-desahannya.

Maka ketika aku melihat wajah Lena yg bercucur keringat, dan matanya yang sayu, aku ajak dia ngobrol dan makan siang di rumahku.

Setelah itu dia merasa capek, lalu tertidur di sofa dimana tempatku sering menonton TV sambil nyantai main HP membaca cerita sex seperti website ini juga.

Baca juga kumpulan cerita bercinta dengan pacar lainnya untuk hiburan berkhayal bagi para pencinta cerita sex paling terupdate.



Kategory : Cerita Bercinta Dengan Pacar, cerita pacaran hot, cerita ngentot dengan pacar, cerita ml sama pacar, cerita seks sama pacar, cerita sex paling hot, cerita 17 tahun, cerita sexs dewasa