Cerita Pacar Sange Yang Terlalu Hypersex

Cerita Pacar Sange, cerita hypersex, Cerita sex Panas Gangbang Dengan Polwan Briptu Lisa
cerita wanita hypersex, cerita sex wanita hypersex, cerita sex indonesia, cerita dewasa hypersex, cerita ml dengan pacar, cerita cewe sange


Cerita Pacar Sange Yang Terlalu Hypersex

Cerita Pacar Sange | Nama pacarku Astri, Saat itu aku sedang ada masalah dengan pacarku. Tetapi pacarku itu sangat seksi karena bokongnya menonjol ke belakang dan pinggangnya kecil jadi kata temanku dia itu sangat montok.

Masalahnya kami sedang bosan satu sama lain, karena hubungan kami sudah 2 tahun sementara untuk pikiran menikah masih dalam pembahasan yg tidak kunjung selesai karena ada faktor X diantara kami.

Untuk menghilangkan kebosanan saat kami berhubungan badan, dia sering membayangkan yang melakukan hal itu dengan batang kemaluan yang besar. Kebetulan batang kemaluanku lumayan panjang,

Tapi karena saat itu aku sedang sibuk kerja, maka kalau kami melakukan hubungan badan, biasanya bisa  sampai 30 menit di luar pemanasan, pemanasan itu mulai dari atas sampai menjilat-jilat lubang kemaluan.

Kalau sekarang mah, cuma pemanasan 15 menit dan hubungan badan 5 menit. Wahhh, dia protes setiap selesai berhubungan badan itu, sudah pasti aku keluar duluan sementara dia baru aja terangsang.

Sementara aku juga ngak terpikir untuk menyeleweng dan dia juga menjaga perasaanku dengan tidak menyeleweng juga, tapi yang terjadi setelah itu, kami sering berantem kecil-kecilan dan dia kalau diajak berhubungan badan sering malas-malasan.

Sebabnya, karena kondisiku yang ngak berubah. Dia bicara begini, Anto, aku bosen nih kamu kalau hubungan sekarang cepet keluar banget, kan aku belum puas, katanya merengek.

"Habis aku lagi capek sih sayang" kataku.
"Ahh, gitu terus alasannya.." kata Astri.
"Yaaa emang bener dong.. lagi ngak fit badanya", kataku.
"Tapi aku kan jadi suntuk nih, kepalaku sering nyut-nyutan lagi, aku jadi kepengen banget badanku digerayagin sama prang lain! Aku pengen gituan itu yang hot banget, yg lama kek, mungkin sampai 2 jam gitu", kata Astri .
"Enak kali ya.. sama cowok bule", katanya menyambung.
"Emang kamu berani Astri.." kataku sedikit cemburu sekalian ingin menantang dia.
"Yaa, iyalaah.. tapi aku kan ngak enak sama kamu", katanya.
"Emang kamu pengen batang kemaluan yang gede banget ya?" tanyaku.
"Yaaa... habis kamu kalau lagi main, kayak sudah ngak full lagi tegangnya dan mana cepet keluar lagi. Pusing aku, tahu!" katanya.
"Yaaa sudah, kalau gitu sini kamu tiduran biar ngak pusing".

Kemudian jok kursinya dia mundurkan dan dia langsung rebahan di pangkuanku, lalu salah satu tanganku membelai rambutnya. Terus kupijat kepalanya sehingga membuat merem-melek matanya. Tanganku yang satu lagi turun ke bagian leher, pundak dan ke dadanya.

Kuremas perlahan-lahan, dia hanya diam aja, kancing bajunya satu persatu kubuka sambil mobil jalan terus berputar-putar di sekitar Monas.

Bentuk dadanya montok, bulat penuh dengan puting berwarna merah jambu. Ketika aku suruh lepas BH nya itu, maka makin jelas bulatan tokednya terpampang.

"Akkhhhhh..." desah Astri keenakan.
"Hmmm... Enak gak beb...?" tanyaku.
"Sueeer enak banget beb.." desahnya Astri menikmati permainan tanganku.

Jari tanganku turun lagi ke bawah mengusap perut dan pusarnya, terus lagi ke bawah membuka kancing celana hotpansnya dan membuka resletingnya. Sreett... terbuka sudah dan perlahan jari ini menyentuh bulu-bulu halus di atas bibir kemaluannya.

"Aakhhh Beb mantap, oke, yahuuut... ! komentar Astri

"Katanya kamu mau sama yang gede beb?" tanyaku.
"Mauu siih.." ucapnya sambil mata merem melek
"Ya udah kamu cari aja sana.." kataku penasaran ingin membuktikan kepadanya.

Pikir-pikir dari pada dia main belakang, lebih baik terus terang kalau memang mau begitu.

Ngak lah beb, aku cuma bercanda aja hehe..." ucapnya
Ya udah kita lanjutin di rumah aku aja yuk beb, mumpung si mamah lagi ngak ada malam ini" sambung Astri dan aku langsung gaspool tancap gas menuju ke rumahnya.

Setelah sampai di depan gerbang rumahnya, aku gendong dia dari bagasi sampai ke kamar pribadinya.

Breeekkk..." suara tubuhnya yang aku lempar ke kasur

Hayooo... sekarang kamu bisa kalahin aku ngak beb..? tanyaku kepada Astri

Huuuu... apaan, udah sering kali aku kalahin kamu beb...! jawabnya

Kayaknya sekarang ngak deh, aku bakal bikin kamu kleper-kleper hehehe..." ucapnya tertawa kecil

Aku langsung melanjutkan pemanasan tadi dari bagian atas tubuhnya dulu, dengan memulai menciumi bibirnya yang terus turun ke bagian tokednya, dan terpojok di bagian lubang memeknya.

Crekkk...Crekkk...Crekkkk..." suara memeknya aku jilati yang bercampur becek dengan air liurku
Astri hanya terpaku terlentang sambil menikmati dari permainan lidahku, tetapi rambutku di tarik-tariknya dengan kencang.

Makin lama semakin hot aja kami berdua, sementara tangan Astri terus mengocok batang kejantananku. Karena Astri belum membuka semua bajunya, terpaksa aku membuka kancing bajunya satu persatu sambil terus berfokus memainkan klistorisnya.

Uuuuuhhhh... Yeeeeaaaaahhh..." suara desahan Astri terdengar lagi

Baju itu aku singkirkan ke bawah, dan aku naik lagi ke bagian tokednya yang langsung memainkan puting-puting susu yang lucu itu.

"Ssssshhhhhh..." Desah Astri keenakan

Wajah Astri menengadah ke atas dengan pasrah, sementara tangan kirinya terus mengocok batang kemaluanku dengan cepat, kadang-kadang diremas batang kemaluanku itu dengan kuat, tanda dia udah ngak tahan karena rangsangan yang ada pada sekujur tubuhnya sudah full.

"Ouuuhhh... Mantap beb" desahnya keenakan, bahwa dia lupa kalau ini baru pemasan standar saja.

Sementara tangan kirinya udah ngak beraturan mengocok batang kemaluanku ini, Lalu astri menyadari bahwa aku sudah mulai mengontrol permainan ini dengan menggesek-gesekkan dahulu batang penisku ke bagian bibir mekinya.

Mulus beb, enak nih ngak keset kayaknya" ucapku

Iya beb, mumpung masih licin, langsung aja deh" balas Astri

Begitu batang itu aku sodorkan..."Bleeeesss"

Aaaahhhhhhh... " desah Astri panjang

Lalu aku dorong sedikit lagi melewati bulu-bulu halusnya, dan Astri mendesah lagi "Aaaaahhhh..."

Sungguh sensasi luar biasa. Astri aku goyangan dengan irama goyangan santai. Apalagi di tambah dengan pemandangan tubuh bugil Astri yang yahuutt. Widiiihhh... mantap sekali wanita binal ini" ucapku dalam hati.

Posisi kaki Astri mengangkang ke atas dan di tumpukkannya di bahuku, posisi ini sangat nyaman sekali untuk menggoyang pasangan, dan aku terus saja bermain di posisi ini hingga beberapa lama yang membuat Astri menjerit-jerit keenakan.

Ooouuhhh... Aaaarrrgghh... beb aku bentar lagi orgasme nih" ucap Astri

Oke, bentar beb, aku pasti nyusul" balasku

Tidak lama kemudian aku merasakan tubuh Astri mengejang-ngejang bergetar, di susul dengan desahan panjang..."Hmmmmmmmm... Sssshhh..." suara astri terdengar

Setelah itu aku menyusul orgasme yang menyemprotan spermaku ke dalam vaginanya" Crooot... Crooot... Crooot" sperma itu masuk semua ke dalam lubang vaginanya, dan sisanya meleleh keluar di sela-sela kemaluan kami.

Maka berakhirlah permainan itu, dengan posisiku terjatuh di atas tubuh Astri, tetapi kemaluan kami masih tetap lengket yang saling tidak mau melepaskan sebab masih sama-sama merasakan kenikmatan.

Gimana beb, mantap gak...? tanyaku kepada Astri

Sueeer.. kali ini kamu perkasa banget beb dengan pakai 1 gaya doang" komentar Astri sambil tersenyum manis.

Setelah itu aku cabut kemaluanku, dan ada beberapa sperma yang mengenai sprai kasurnya, tetapi dia bilang tidak perlu di bersihkan, karena dia bakal ganti sprai yang baru.

Lalu aku ambil tisue untuk membersihkan bibir vaginanya yang masih ada lendir spermaku.

Ini beb tisue" ucapku

Makasih ya beb" balasnya

Maka beberapa saat keadaan menjadi hening, dan aku berkata" udahan yuk beb, udah malam nih aku mau pulang" ucapku

Oke deh, aku antar sampai depan aja ya" balasnya

Sebelum aku tancap gas pergi dari rumahnya, aku di beri sun kiss bye dari bibir manisnya yang romantis.

Hati-hati ya sayang, jangan ngebut-ngebut di jalan" ucapnya mengakhiri pertemuan kami